banner 728x250

Mahasiswa KKP UIN Mataram Tebar Semangat Cinta Al-Qur’an di TPQ Syifaul Qulub Selebung Ketangga

Lombok Timur, 5 Juli 2026 – Komitmen mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dalam mengabdi kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan pendidikan keagamaan. Mahasiswa KKP menggelar kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Syifaul Qulub, Dusun Bagek Lunjer, Desa Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, pada Minggu (5/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu program pengabdian yang bertujuan memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Sejak sore hari, para santri tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan oleh mahasiswa KKP.

Dalam proses pembelajaran, mahasiswa mendampingi santri membaca Al-Qur’an dengan memperbaiki makharijul huruf dan bacaan sesuai kaidah tajwid. Selain itu, mereka juga membimbing hafalan surah-surah pendek, mengajarkan doa-doa harian, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah melalui pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami anak-anak.

Ketua KKP UIN Mataram Desa Selebung Ketangga, Rio, mengatakan bahwa kegiatan mengajar di TPQ merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membangun karakter generasi muda.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKP dapat memberikan semangat baru kepada anak-anak dalam belajar Al-Qur’an. Selain berbagi ilmu, kami juga ingin menanamkan nilai-nilai keislaman, membimbing adab dan etika dalam menuntut ilmu, serta membangun kedekatan dengan masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi pengalaman berharga bagi kami selama melaksanakan KKP,” ujarnya.

Menurut Rio, pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari pembentukan karakter sejak dini melalui pendidikan agama, penguatan akhlak, dan budaya belajar yang baik. Karena itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk turut berkontribusi dalam proses tersebut melalui program-program pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari pihak TPQ Syifaul Qulub. Salah seorang pengajar mengaku kehadiran mahasiswa KKP memberikan warna baru dalam proses belajar mengajar sehingga mampu meningkatkan motivasi para santri.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKP UIN Mataram yang telah membantu kegiatan belajar mengajar di TPQ. Anak-anak menjadi lebih bersemangat karena metode pembelajaran yang diberikan lebih menarik dan interaktif. Kehadiran mahasiswa juga sangat membantu para ustaz dan ustazah dalam membimbing santri. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami dinamika sosial masyarakat serta mempererat hubungan emosional dengan warga desa. Interaksi yang terbangun selama proses pembelajaran menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Melalui program mengajar di TPQ Syifaul Qulub, mahasiswa KKP UIN Mataram membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui investasi pada kualitas sumber daya manusia. Dengan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat pendidikan karakter, dan membangun semangat belajar sejak dini, mahasiswa turut berkontribusi mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.