banner 728x250

PKC PMII BALI NUSRA ADAKAN DIALOG PUTUSAN MK : KEPALA DAERAH DI PILIH DPR DEMOKRASI UNTUK SIAPA, SEBAGAI RESPON KRITIS UNTUK PARA SENATOR

 

Mataram, PKC PMII BALI NUSRA sukses mengadakan dialog publik terkait putusan MK dengan tema “KEPALA DAERAH DI PILIH DPR, DEMOKRASI UNTUK SIAPA? ”

Dialog tersebut di hadiri oleh ratusan kader PMII BALI NUSRA.

Dalam pernyataan resminya, Ketua PKC PMII Bali Nusra, Ach. Muzakir, menekankan pentingnya menjaga kedaulatan rakyat di tengah dinamika kenegaraan yang sedang berlangsung. Ia mengingatkan para anggota Dewan Perwakilan rakyat (DPR) atau para senator untuk tetap setia pada mandat rakyat yang mereka wakili.

Tegaskan kepada para senator, demokrasi harus tetap di tangan rakyat,” ujar Ach. Muzakir didepan seluruh tamu undangan.

Pernyataan ini muncul sebagai respon terhadap berbagai isu krusial yang menyangkut kebijakan publik dan peran lembaga perwakilan. PMII Bali Nusra menilai bahwa keterlibatan publik dalam setiap pengambilan keputusan strategis adalah harga mati bagi keberlangsungan demokrasi yang sehat di Indonesia.

Muzakir menambahkan bahwa mahasiswa, khususnya kader PMII di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, akan terus mengawal jalannya pemerintahan dan memastikan aspirasi masyarakat di daerah tidak terpinggirkan oleh kepentingan elit politik di pusat.

Senator adalah representasi daerah. Suara daerah adalah suara rakyat. Jangan sampai mandat tersebut disalahgunakan untuk kepentingan yang justru menjauhkan rakyat dari hak-hak demokratisnya,” pungkasnya

Dengan pernyataan ini, PKC PMII Bali Nusra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap kritis dan aktif dalam mengawasi setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh para wakil rakyat di senayan.